A Kelajuan dan Kecepatan Dalam kehidupan sehari-hari, kata kecepatan dan kelajuan sering disamaartikan. Kecepatan dan kelajuan merupakan dua pegertian yang berbeda. Kecepatan (velocity) merupakan besaran vektor, yaitu besaran yang memperhitungkan arah geraknya, sedangkan kelajuan (speed) merupakan besaran skalar, yaitu besaran yang hanya memiliki besar tanpa memperhatikan arah gerak benda.
Sebuahmobil polisi dengan sirine menyala yang berfrekuensi 940 Hz bergerak dengan kecepatan 90 km/jam mengejar seorang pelaku kriminal yang sedang melaju menjauh dari polisi dengan kecepatan 72 km/jam. Jika kecepatan rambat suara di udara sebesar 340 m/s, berapa frekuensi bunyi sirine yang didengar oleh pelaku tersebut?
Jawaban 2 mempertanyakan: Sebuah mobil sedang melaju dengan kecepatan 30 m/s, tiba-tiba pengemudi mobil tersebut melihat orang yang sedang menyebrang jalan dan secara spontan pengemudi mengerem kendaraanya sejauh 5 meter sampai berhenti. Maka besar perlambatan yang dialami mobil adalah.
Sebuahmobil melaju dengan kecepatan 30 ππ/πππ untuk jarak waktu am dan kemudian dilanjutkan pada jarak 2a km berikutnya melaju dengan kecepatan 40 ππ/πππ. Rata-rata kecepatan mobil tersebut adalah ππ/ππm? 33,33 35,00 36,00 36,67 38,00 Jawaban: C. 36,00. Dilansir dari Ensiklopedia, sebuah mobil melaju dengan kecepatan 30 ππ/πππ untuk
Mobiltersebut terbakar saat dikendarai pemiliknya di Kilometer 5 Bontang - Sangatta pada Jumat (8/7) sekira pukul 10.00 Wita. Personil Polsek Teluk Pandan mengatakan, pemilik mobil itu mulanya hendak mengambil rumput di kebun. Namun tiba-tiba mobil terbakar. "Informasi sementara karena korsleting di bagian elektrikal mobil," kata petugas
Banmobil memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah kendaraan. Apabila terjadi permasalahan pada ban, maka akan sangat berpengaruh terhadap laju kendaraan ataupun kenyamanan berkendara. Namun, suara dengung perlahan akan berkurang saat mobil melaju semakin kencang dengan kecepatan di atas 100 km/jam. 2. Kembangan Ban Mobil yang
. Mari, kita bahas 10 soal impuls dan momentum bagian 1 pilihan ganda. Materi ini terdiri dari sub bab momentum linier, impuls, perubahan momentum, dan energi kinetik. Berikut pembahasannya Baca sebelumnya 10 Soal & Pembahasan Usaha dan Energi bagian 1 Η Pilihan Ganda Pilihlah jawaban yang tepat dari pilihan di bawah ini. 1. Sebuah mobil bermassa 400 kg melaju dengan kecepatan 30 m/s ke arah selatan. Momentum yang dimiliki mobil tersebut adalah . . . A. 1,2 B. 12 C. 120 D. 1200 E. 12000 Pembahasan Diketahui m = 400 kg v = 30 m/s Ditanya momentum p p = = = 12000 Jawaban E 2. Perhatikan gambar berikut!Benda yang memiliki momentum paling besar adalah . . . A. Benda A B. Benda B C. Benda C D. Benda D E. Benda E Pembahasan *Gambar A, p = = = 20 *Gambar B, p = = = 40 *Gambar C, p = = = 20 *Gambar D, p = = = 10 *Gambar E, p = = = 20 Jawaban B 3. Benda A bermassa m bergerak dengan kecepatan v dan memiliki momentum p. Benda B bermassa 4m bergerak dengan kecepatan 0,5v. Momentum benda B adalah . . . A. 0,2p B. p C. 2p D. 4p E. 8p Pembahasan *Momentum benda A, pA = mv *Momentum benda B, pB = pB = 2mv pB = 2pA Jawaban C 4. Dua benda memiliki momentum yang sama besar. Benda C bermassa m bergerak dengan kelajuan 2v. Jika benda B bermassa 4m, maka kelajuan benda B adalah . . . A. 0,25v B. 0,5v C. v D. 2v E. 4v Pembahasan pC = pB = v2 = 2v/ 4 v2 = 0,5 v Jawaban B 5. Balok bermassa 100 g bergerak ke kanan dengan kecepatan 2 m/s. Jika kecepatannya diubah menjadi 4 m/s dan arah tetap, maka perubahan momentum balok tersebut adalah . . . A. 0,2 B. 0,4 C. 0,6 D. 200 E. 400 Pembahasan Diketahui m = 100 g = 0,1 kg vi = + 2 m/s vf = + 4 m/s Ditanya perubahan momentum Ξp Ξp = pf β pi Ξp = mvf β vi Ξp = 0,14 β 2 Ξp = 0,12 = 0,2 Jawaban A 6. Mobil mainan memiliki massa 500 g. Ia bergerak ke Utara dengan kecepatan 3 m/s. Kemudian, ia berbelok ke Barat dengan kecepatan 4 m/s. Besar perubahan momentum dari mobil mainan adalah . . . A. 1,5 B. 2,0 C. 2,5 D. 3,0 E. 4,0 Pembahasan Diketahui m = 500 g = 0,5 kg vi = + 3 m/s ke utara vf = + 4 m/s ke barat Ditanya perubahan momentum Ξp pi = = 0,53 = 1,5 pf = = 0,54 = 2,0 Karena vektor membentuk sudut, kita perlu menggunakan persamaan pengurangan vektor Ξp = pf β pi Ξp = βpf2 + pi2 β Ξp = β1,52 + 2,02 β 21,52,0.cos90o Ξp = β1,52 + 2,02 β 0 Ξp = β2,25 + 4 Ξp = β6,25 Ξp = 2,5 Jawaban C 7. Perhatikan gambar di bawah ini!Partikel bermassa 0,1 g bergerak dengan kecepatan 20 m/s, kemudian menumbuk dinding secara lenting sempurna dan berbalik arah dengan kecepatan sama. Besar impuls partikel tersebut adalah . . . A. 2 x 10-3 Ns B. β 2 x 10-3 Ns C. 4 x 10-3 Ns D. β 4 x 10-3 Ns E. 8 x 10-3 Ns Pembahasan Diketahui m1 = m2 = 0,1 g = 0,0001 v1 = +20 m/s v2 = β 20 m/s Ditanya impuls I = Ξp I = Ξp I = p2 β p1 I = mv2 β v1 I = 0,0001β 20 β 20 I = 0,0001β 40 I = β 0,004 Ns = β 4 x 10-3 Ns Jawaban D 8. Bola baseball bermassa 50 g melayang di udara dengan kecepatan 5 m/s. Kemudian, ia dipukul hingga berbalik arah dengan kecepatan 10 m/s/ Jika selang waktu sentuh antara alat pemukul dan bola adalah 0,01 s, maka gaya yang telah diberikan pemain baseball adalah . . . A. 45 N B. 55 N C. 65 N D. 75 N E. 85 N Pembahasan Diketahui m = 50 g = 0,05 kg vi = + 5 m/s vf = β 10 m/s t = 0,01 s Ditanya gaya F Ξp = pf β pi I = mvf β vi = mvf β vi F = mvf β vi/ t F = 0,055 β β10/ 0,01 F = 0,0515/ 0,01 F = 75 N Jawaban D 9. Benda A dan B memiliki energi kinetik yang sama besar. Momentum kedua benda tersebut adalah . . . A. Momentum benda A sama dengan momentum benda B B. Momentum benda A kurang dari momentum benda B C. Momentum benda A lebih dari momentum benda B D. Momentum benda A dan benda B tidak dapat ditentukan karena tidak ada informasi massa benda E. Momentum benda A dan benda B tidak dapat ditentukan karena tidak ada informasi kecepatan benda Pembahasan Penjabaran dijelaskan pada pembahasan nomor 10. Energi kinetik akan sama besar, maka momentum keduanya akan berbeda. Momentum lebih besar akan dimiliki benda yang bermassa lebih besar dan momentum lebih kecil akan dimiliki benda yang bermassa lebih kecil. Jawaban D 10. Dua benda dalam keadaan diam. Benda 1 memiliki massa lebih besar dibanding massa 2. Kemudian, gaya sebesar F yang sama diberikan pada benda 1 dan 2, sehingga benda bergerak dipercepat hingga menempuh jarak L walau percepatan keduanya berbeda. Pernyataan berikut yang benar adalah . . . A. p1 > p2 B. p1 = p2 C. p1 K2 E. K1 m2 F1 = F2 = F Ξx = L1 = L2 = L vi = 0 kecepatan awal Misal, m1 = 2m dan m2 = 1m Ditanya momentum p dan energi kinetik K *Percepatan benda 1 F1 = F2 = a1 = m1 a1 = 2m a1 = 1/2a2 *Kecepatan akhir benda 1 vf1 vf12 = vi2 + vf12 = 0 + vf12 = 0 + 21/2 vf12 = vf1 = β *Kecepatan akhir benda 2 vf2 vf22 = vi2 + vf22 = 0 + vf22 = vf2 = β *Momentum benda 1 p1 p1 = p1 = p1 = 2mβ p1 = mβ *Momentum benda 2 p2 p2 = p2 = p2 = mβ Jadi, momentum p1 > p2 *Energi kinetik benda 1 Ek1 = K1 Ek1 = 1/2 Ek1 = 1/2 Ek1 = 1/22mβ Ek1 = *Energi kinetik benda 2 Ek2 = K2 Ek2 = 1/2 Ek2 = 1/2 Ek2 = 1/2mβ Ek2 = 1/2 Ek2 = Jadi, energi kinetik K1 = K2 Jawaban A Baca selanjutnya 10 Soal & Pembahasan Impuls dan Momentum bagian 2 Η Pilihan Ganda Wala, kita sudah selesaikan 10 soal dan pembahasan impuls dan momentum bagian 1. Sekarang, kita lanjut ke bagian 2.
BerandaSebuah mobil bermassa 0,5 ton melaju dengan kecepa...PertanyaanSebuah mobil bermassa 0,5 ton melaju dengan kecepatan 72 km/jam di atas jalan datar. Berapa gaya hambat yang dapat menghentikan mobil setelah menempuh jarak m?Sebuah mobil bermassa 0,5 ton melaju dengan kecepatan 72 km/jam di atas jalan datar. Berapa gaya hambat yang dapat menghentikan mobil setelah menempuh jarak m? YMY. MaghfirahMaster TeacherJawabangaya yang dibutuhkan sebesar 100 yang dibutuhkan sebesar 100 Ditanyakan Gaya Hambat F = ...? Pertama tentukan dulu perlambatan mobil dengan menggunakan persamaan GLBB Selanjutnya dengan menggunakan Hukum II Newton, Gaya yang diperlukan yaitu Jadi gaya yang dibutuhkan sebesar 100 Ditanyakan Gaya Hambat F = ...? Pertama tentukan dulu perlambatan mobil dengan menggunakan persamaan GLBB Selanjutnya dengan menggunakan Hukum II Newton, Gaya yang diperlukan yaitu Jadi gaya yang dibutuhkan sebesar 100 N. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!655Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!RARizqiyana Azzahro Ini yang aku cari! Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Bantu banget Makasih β€οΈNRNahla Rmdhni Kireina P Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih β€οΈHMHesha Malihah Meizalfa Makasih β€οΈΒ©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
N. AtiqahMahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung23 Desember 2021 0918Jawaban terverifikasiHallo Mila, kakak bantu jawab ya Jawaban nya adalah 10 m/s. Pembahasan Kecepatan adalah jarak yang ditempuh dalam waktu tertentu, satuan Internasional dari kecepatan adalah m/s. Pada soal ini, kecepatan dalam satuan km/jam akan kita konversikan ke dalam m/s. 1 km/ jam = 1 x 1000 m / 3600 s sehingga 36 km/jam = 36 x 1000 m / 3600 s = 36000 m/ 3600 s = 10 m/s Jadi, 36 km/ jam jika dikonversikan akan sama dengan 10 m/s
Halo adik-adik, kali ini kakak akan menjelaskan satu rumus penting dalam gerak, yaitu rumus percepatan beserta cara menggunakannya ke dalam soal. Mengapa penting? Sebab, rumus ini kerap digunakan setiap kita melakukan perhitungan tentang gerak benda. Secara spesifik, materi percepatan akan kita temui dalam materi bab gerak benda, khususnya gerak lurus berubah beraturan GLBB. Ketika membaca materi ini, kakak anggap materi fisika kalian di sekolah telah sampai di bab tersebut. Namun, kalian tenang aja, rumus ini tidak sulit kok. Kakak yakin setelah mempelajari materi ini, kalian pasti bisa menerapkannya ke dalam soal. Baiklah, kakak mulai saja materinya... Pengertian Percepatan Apa sih percepatan itu? Disadari atau tidak, sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita sangat akrab dengan percepatan. Misalnya, ketika kalian berjalan, ada kalanya berjalan pelan, tetapi pada saat tertentu berjalan cepat. Perubahan berjalan dari pelan ke cepat itu menandakan bahwa kalian sedang melakukan percepatan. Begitupun pada saat kalian berkendara, ada kalanya kendaraan yang kalian tumpangi melaju pelan, namun pada saat tertentu melaju cepat. Artinya, kendaraan yang kalian tumpangi juga sedang melakukan percepatan. Gimana adik-adik? Dari ilustrasi di atas, udah dapat gambaran mengenai apa itu percepatan? Yah benar, jadi Percepatan acceleration adalah perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu1 Berdasarkan definisi di atas, maka benda yang mengalami perubahan kecepatan berarti sedang melakukan percepatan. Perubahan kecepatan itu bisa bertambah cepat atau bertambah lambat. Jika bertambah cepat artinya percepatannya positif, namun jika bertambah lambat artinya percepatannya negatif. Percepatan negatif disebut juga dengan perlambatan. Percepatan positif adalah percepatan yang searah dengan gerak benda. Sedangkan, percepatan negatif adalah percepatan yang berlawanan arah dengan benda. Beberapa contoh percepatan positif dalam kehidupan sehari-hari Gerak buah mangga yang jatuh dari pohonnya akan semakin cepat sebelum menyentuh tanah. Gerak sepeda motor yang melaju pada jalan menurun. Gerak mobil yang akan bertambah cepat ketika pedal gas diinjak. Berikut ini adalah beberapa contoh percepatan negatif perlambatan dalam kehidupan sehari-hari Gerak bola yang dilempar ke atas, maka gerakannya akan bertambah lambat sebelum mencapai puncak. Gerak mobil yang melaju pelan sampai berhenti ketika pedal rem diinjak. Gerak sepeda yang dikayuh di jalan menanjak Dalam fisika, percepatan disimbolkan dengan a, dengan satuan m/s2. Percepatan merupakan besaran turunan karenan tersusun dari beberapa besaran pokok. Selain itu, percepatan juga termasuk ke dalam besaran vektor sehingga untuk menyatakannya harus dengan angka dan arah. Rumus Umum Percepatan Secara umum, rumus percepatan sering ditulis dengan persamaana = Ξ v / Ξ t = v2 - v1 / t2 - t1 Keterangan a = percepatan benda m/s2 Ξv = perubahan kecepatan m/s Ξt = selang waktu s v2 = kecepatan akhir m/s v1 = kecepatan awal m/s t2 = waktu akhir s t1 = waktu awal s Coba perhatikan rumus di atas, ada simbol yang dicetak tebal bold, ada yang tidak. Mengapa begitu? Jadi, simbol yang dicetak tebal menandakan bahwa simbol itu adalah besaran vektor. Percepatan menghubungkan 2 besaran, yaitu kecepatan dan waktu. Jika dituliskan dalam grafik, maka bentuknya sebagai berikut Jenis-Jenis Percepatan Di dalam gerak lurus, terdapat dua jenis percepatan, yaitu percepatan rata-rata dan percepatan sesaat. Pembagian jenis percepatan ini untuk menghadapi fakta bahwa sangat sulit menemukan sebuah benda dalam kehidupan sehari-hari yang bergerak dengan percepatan tetap konstan. Kebanyakan benda bergerak dengan percepatan berubah-ubah, sehingga terdapat kesulitan tersendiri untuk menghitung nilai percepatan secara tepat. Untuk memudahkan perhitungan, konsep gerak membagi percepatan tersebut menjadi percepatan rata-rata dan percepatan sesaat. 1. Percepatan Rata-rata Average Acceleration Percepatan rata-rata average acceleration didefinisikan sebagai perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu. Artinya, dalam selang waktu tertentu percepatan gerak dapat berubah-ubah. Adapun percepatan rata-rata dapat mewakili nilai percepatan selama selang waktu tersebut. Rumus Percepatan Rata-rata Secara matematis, percepatan rata-rata dirumuskan dengan persamaan a = Ξ v / Ξ t = v2 - v1 / t2 - t1 Keterangan a = percepatan rata-rata m/s2 Ξv = perubahan kecepatan m/s, dibaca "delta v" Ξt = selang waktu s, dibaca "delta t" v2 = kecepatan akhir m/s v1 = kecepatan awal m/s t2 = waktu akhir s t1 = waktu awal s Catatan Jika di soal hanya disebutkan "percepatan" saja, maka yang dimaksud adalah "percepatan rata-rata". 2. Percepatan Sesaat Instantaneous Acceleration Percepatan sesaat instantaneous acceleration adalah percepatan rata-rata dengan selang waktu yang sangat kecil mendekati nol. Dalam bahasa yang lain, percepatan sesaat adalah limit dari percepatan rata-rata pada saat selang waktu mendekati nol. Percepatan sesaat sama dengan laju perubahan sesaat dari kecepatan terhadap waktu. Rumus Percepatan Sesaat Berdasarkan definisi di atas, maka rumus percepatan sesaat dituliskan dengan bentuk persamaan Keterangan a = percepatan sesaat m/s2 Ξv = perubahan kecepatan m/s Ξt = selang waktu s Cara Menggunakan Rumus Percepatan Sebenarnya, tidak sulit untuk menerapkan rumus percepatan ini ke dalam perhitungan. Kalian hanya perlu memasukkan nilai-nilai sesuai dengan simbol yang tertera pada rumus. Setelah itu, maka operasi perhitungan bisa langsung dilakukan. Jadi, langkah-langkah yang harus kalian lakukan untuk menggunakan rumus ini adalah sebagai berikut 1. Identifikasi Besaran Kecepatan Pada rumus percepatan a, terdapat simbol perubahan kecepatan Ξv. Ingat, jika terdapat simbol delta Ξ, maka itu artinya terdapat dua besaran yang saling diperkurangkan, dalam hal ini Ξv berarti v2 - v1. Oleh karena itu, ada dua nilai kecepatan yang harus kalian cari, yaitu kecepatan 1 v1 dan kecepatan 2 v2. Di dalam rumus, nilai kecepatan 2 akan diperkurangkan dengan nilai kecepatan 1. 2. Identifikasi Besaran Waktu Langkah selanjutnya adalah kalian harus menemukan besaran selang waktu Ξt. Sama dengan penjelasan di atas, ada 2 nilai besaran waktu yang harus kalian cari, yaitu waktu 1 t1 dan waktu 2 t2. Di dalam rumus percepatan, nilai waktu 2 t2 akan diperkurangkan dengan nilai waktu 1 t1. 3. Membagi Kecepatan dengan Selang Waktu Bentuk rumus percepatan adalah operasi pembagian, di mana nilai dari kecepatan akan dibagi dengan nilai dari selang waktu. Hasil pembagian itulah yang menjadi nilai akhir percepatan a. Contoh Soal Percepatan Nah, sekarang kita akan praktikkan langkah-langkah di atas ke dalam contoh soal percepatan berikut ini Contoh Soal 1 Sebuah balok kayu dilepaskan dari keadaan diam pada sebuah bidang miring. Dalam selang waktu 5 sekon, kecepatan balok menjadi 4 m/s. Tentukanlah percepatan rata-rata yang dialami balok. Jawaban Diketahui v1 = 0 m/s keadaan diam t1 = 0 s t2 = 5 s v2 = 4 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = v2 - v1/t2 - t1 = 4 - 0/5 - 0 = 4/5 =0,8 m/s2 Contoh Soal 2 Mobil Pak Budi pada detik pertama bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Pada detik kedua, kecepatannya menjadi 8 m/s. Berapakah percepatan mobil tersebut? Jawaban Diketahui v1 = 5 m/s t1 = 1 s t2 = 2 s v2 = 8 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 8 - 5/2 - 1 = 3/1 = 3 m/s2 Contoh Soal 3 Pak Andi mengendarai sepeda sepanjang lintasan lurus dengan persamaan kecepatan v = 2t + 4 m/s, dengan t dalam sekon. Tentukanlah percepatan rata-rata sepeda dalam selang waktu t1 = 1 sekon dan t2 = 3 sekon. Jawaban Diketahui Untuk t1 = 1 s, maka v1 = 21 + 4 = 6 m/s Untuk t2 = 3 s, maka v2 = 23 + 4 = 10 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 10 - 6/3 - 1 = 4 / 2 = 2 m/s2 Contoh Soal 4 Seekor kuda balap berlari dipercepat. Mula-mula diam. Setelah 5 detik kecepatannya menjadi 15 m/s. Hitung berapa percepatan kuda tersebut? Jawaban Diketahui v1 = 0 m/s keadaan diam t1 = 0 s t2 = 5 s v2 = 15 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 15 - 0/5 - 0 = 15/5 = 3 m/s2 Contoh Soal 5 Seorang pengemudi mobil mengerem mobilnya yang sedang bergerak dengan kecepatan 30 m/s. Kecepatan mobil berkurang menjadi 10 m/s setelah 5 s. Berapakah percepatan rata-ratanya? Jawaban Diketahui v1 = 30 m/s t1 = 0 s t2 = 5 s v2 = 10 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 10 - 30/5 - 0 = - 20/5 = - 4 m/s2 Contoh Soal 6 Seorang pengendara mobil membawa mobilnya dengan kecepatan 10 m/s. Kemudian, ia menginjak pedal gas selama 4 s sehingga mobil meningkat kecepatannya menjadi 18 m/s. Hitunglah a. Percepatan mobil ketika kelajuan mobil bertambah b. Waktu untuk mempercepat mobil sehingga kelajuannya bertambah dari 18 m/s menjadi 34 m/s dengan percepatan pada soal a. Jawaban Diketahui v1 = 10 m/s t1 = 0 s t2 = 4 s v2 = 18 m/s Ditanyakan a.....? Ξt pada v1 = 18 m/s dan v2 = 34 m/s Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 18 - 10/4 - 0 = 8/4 = 2 m/s2 jawaban pertanyaan a Ξt = Ξ v/a = 34 - 18/2 = 16/2 = 8 s jawaban pertanyaan b Contoh Soal 7 Sebuah mobil van mulai bergerak dengan percepatan tetap dan kecepatannya meningkat menjadi 20 m/s dalam waktu 5 s. Sopir mobil van terus mempertahankan laju mobil dengan kecepatan ini selama 10 s. Kemudian, ia mengerem dan menurunkan kecepatannya hingga menjadi 12 m/s dalam waktu 4 s. Tentukanlah a. Percepatan rata-rata pada saat 5 s pertama. b. Percepatan antara t1 = 5 s hingga t2 = 15 s c. Percepatan rata-rata pada saat 4 s terakhir Jawaban Diketahui v1 = 10 m/s t1 = 0 s t2 = 4 s v2 = 18 m/s Ditanyakan a.....? Ξt pada v1 = 18 m/s dan v2 = 34 m/s Penyelesaian a. Percepatan rata-rata mobil pada 5 s pertama a = Ξ v/Ξ t = 20 - 0/5 - 0 = 20/5 = 4 m/s2 b. Mobil van bergerak dengan kecepatan tetap antara t = 5 s dan t = 15 s. Percepatan dalam selang waktu ini adalah nol karena tidak ada perubahan kecepatan. c. Percepatan rata-rata pada 4 s terakhir a = Ξ v/Ξ t = 12 - 20/19 - 15 = -8/4 = - 2 m/s2 Contoh Soal 8 Sebuah motor mula-mula bergerak lurus dengan laju 15 m/s. Pengemudinya kemudian memutar panel gas sehingga motor mendapat percepatan sebesar 1,2 m/s2. Hitunglah kecepatan motor setelah 5 sekon. Jawaban Diketahui v1 = 15 m/s a = 1,2 m/s2 t2 = 5 s t1 = 0 s Ditanyakan v2.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t v2 - v1 = a x Ξt v2 = v1 + a x Ξt = 15 + 1,2 5-0 = 15 + 6 = 21 m/s Contoh Soal 9 Sebuah motor dipercepat dari keadaan diam dengan percepatan tetap sebesar 6 m/s2. Hitunglah waktu yang dibutuhkan motor agar bisa mencapai kelajuan 48 m/s. Jawaban Diketahui a = 6 m/s2 v1 = 0 m/s v2 = 48 m/s t1 = 0 s Ditanyakan t2.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t t2 - t1 = Ξ v/a t2 = t1 + Ξ v/a = 0 + 48 - 0/6 = 0 + 8 = 8 s Contoh Soal 10 Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 30 m/s. Lalu mobil itu direm hingga berhenti dalam waktu 10 sekon. Hitunglah percepatan mobil tersebut? Jawaban Diketahui v1 = 30 m/s v2 = 0 m/s t1 = 0 s t2 = 10 s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 0 - 30/10 - 0 = -30/10 = - 3 m/s2 Contoh Soal 11 Sebuah sepeda motor memiliki kecepatan 20 m/s. Berapa kecepatan akhir motor jika mengalami percepatan 4 m/s2 selama 5 sekon? Jawaban Diketahui v1 = 20 m/s t1 = 0 s t2 = 5 s a = 4 m/s2 Ditanyakan v2.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t v2 - v1 = a x Ξt v2 = v1 + a x Ξt = 20 + 4 5-0 = 20 + 20 = 40 m/s Contoh Soal 12 Pak Gunawan mengendarai motor sepanjang lintasan lurus dengan persamaan kecepatan v = 2t + 4 m/s, dengan t dalam sekon. Tentukanlah percepatan rata-rata motor dalam selang waktu t1 = 1 sekon dan t2 = 3 sekon. Jawaban Diketahui Untuk t1 = 1 s, maka v1 = 21 + 4 = 6 m/s Untuk t2 = 3 s, maka v2 = 23 + 4 = 10 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Ξ v/Ξ t = 10 - 6/3 - 1 = 4 / 2 = 2 m/s2 Gimana adik-adik, udah paham kan materi rumus percepatan di atas? Kalian juga pasti bisa kok menggunakannya. Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat. Referensi Yaz, M. Ali. 2007. Fisika 1 SMA Kelas X. Jakarta Yudhistira Young, Hugh D. 2002. Fisika Universitas. Jakarta Erlangga.
Sebuah mobil melaju dengan kecepata konsta 60, pada suatu lurus dan kosong pengendara mobil itu menekan pedal gas sehingga mobil bertambah kecepatannya menjadi 100 dalam waktu 10 detik tentukan jarak yang ditempuh mobil saat pengendara mulai menekan gas sehingga mobil berke cepata 100 Vt^2=Vo^2+2a100^2=60^2+2Γ100-60/10Γ·3600Γs10000=3600+2Γ40Γ360Γss=6400/80Γ360=8/36=2/9km=222,22 m Jadi bingung jika menggunakan tanda^
sebuah mobil melaju dengan kecepatan